Wednesday, August 4, 2021

PENTINGNYA BELAJAR DIGITAL LEARNING

 Pandemi coronavirus disease atau yang lebih sering disebut sebagai Pandemi Covid-19 di Indonesia berhasil membuat aktivitas belajar terpaksa harus dilakukan dari rumah menggunakan sarana video conference, digital documents, dan sarana daring lainnya untuk mencegah penyebaran virus (kemendikbud.go.id, 2020). Perubahan yang mendadak ini akhirnya menimbulkan banyak permasalahan seperti sulitnya terjalin komunikasi yang baik diantara guru, siswa dan orang tua peningkatan rasa jenuh, stres dan juga kesulitan konsentrasi dalam belajar (Covid19.go.id, 2020). Kegiatan belajar daring akhirnya menjadi proses yang terlalu berat dan tidak menyenangkan sehingga siswa kehilangan motivasi untuk belajar. 


Sekolah perlu menemukan cara untuk membangkitkan kembali motivasi belajar siswa di situasi pandemi Covid-19. Hal ini karena motivasi belajar yang rendah akan membuat tujuan dari pembelajaran tidak tercapai. Guru memegang peranan penting untuk dapat membuat siswa berkonsentrasi dalam belajar ataupun justru menarik diri dari kegiatan belajar, tergantung dari cara berkomunikasi (Sucia, 2017, p.112). Salah satu cara berkomunikasi guru yang dapat digunakan adalah dengan komunikasi persuasif. Komunikasi persuasif adalah penyampaian pesan-pesan yang dilakukan oleh komunikator sedemikian rupa yang bertujuan untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku komunikan (Effendy, dalam Damayanti, 2013). Dengan komunikasi persuasif yang tepat sasaran, siswa dapat merasa percaya diri untuk menjalankan pembelajaran daring sehingga terhindar dari rasa jenuh dan tidak termotivasi. 


Penelitian mengangkat empat prinsip komunikasi persuasif menurut Littlejohn dan Jabusch (DeVito, dalam Karlinda, 2013, p.18-19) yaitu, prinsip partisipasi khalayak, prinsip inokulasi, prinsip pemaparan selektif dan prinsip besaran perubahan sebagai variabel independen. Variabel dependen dari penelitian ini adalah dua sumber motivasi (Atthabari, 2019, p.49-50), yaitu motivasi yang datang dari diri sendiri atau motivasi intrinsik dan motivasi yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar atau motivasi ekstrinsik. 


Penelitian berfokus pada pembelajaran yang terjadi secara jarak jauh atau daring di masa Pandemi Covid-19. Menurut Sofyana & Abdul (2019, dalam Handarini & Wulandari, 2020). Pembelajaran daring adalah sistem pembelajaran yang dilakukan tanpa bertatap muka secara langsung dan menggunakan sarana yang dapat membantu pembelajaran meskipun dilakukan secara jarak jauh. Beberapa inovasi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran daring adalah penggunaan Learning Management System (LSM), video conference dan juga melalui video learning (Gusty, dkk, 2020). Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh komunikasi persuasif guru terhadap motivasi belajar siswa selama pembelajaran daring, dan jika ada, seberapa besar pengaruh tersebut. Hipotesis alternatif dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh komunikasi persuasif guru terhadap motivasi belajar siswa saat Pandemi Covid-19.


No comments:

Post a Comment